Dekatkan Layanan Publik, Pemda Minahasa Buka Program ‘Jebol’ Adminduk di (Kabar)

forummedia.id, Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berupaya mempercepat pemenuhan hak sipil warga melalui inovasi layanan jemput bola. Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, secara resmi membuka kegiatan Layanan Jemput Bola (Jebol) untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan perekaman Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang dipusatkan di Balai Desa Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa dengan Program Magang II Satuan Praja Muda IPDN Kampus Sulawesi Utara Angkatan 35.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa VaSung ini menegaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.

 

“Melalui kegiatan ini, Pemkab Minahasa ingin memastikan bahwa akses terhadap dokumen kependudukan tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat. Kami hadir langsung di tengah warga agar pelayanan lebih cepat dan jangkauannya lebih luas,” ujar Vanda Sarundajang.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Layanan terpadu ini dinilai sangat membantu karena masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor dinas untuk melakukan perekaman data atau mengaktifkan KTP digital mereka.

Selain fokus pada perekaman administrasi fisik, aktivasi IKD menjadi prioritas dalam kegiatan ini guna mendukung transformasi digital kependudukan di tingkat nasional. Dengan IKD, warga dapat mengakses dokumen kependudukan melalui ponsel pintar, yang mempermudah berbagai urusan administrasi di masa depan.

Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Direktur IPDN Kampus Sulut, Kepala Dinas Dukcapil Minahasa, Camat Kawangkoan Barat, serta Hukum Tua Desa Kayuuwi. Sebanyak puluhan Praja Muda IPDN Angkatan 35 juga diterjunkan langsung untuk membantu proses verifikasi dan pendataan masyarakat di lapangan. (advetorial)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *