”Baru Kali Ini Paling Parah,” Jeritan Warga Minahasa Saat Sidak LPG 3 Kg Forkopimda
forummedia.id, TONDANO – Menjelang libur hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan bahan bakar. Pada Selasa (10/3/2026), tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tondano.
Sidak ini dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, M.M., serta jajaran Forkopimda lainnya, termasuk Kajari Minahasa, Wakapolres, dan perwakilan Kodim 1302/Minahasa.
keluhan Warga: “Hanya Hitungan Menit Langsung Ludes”
Kondisi di lapangan terpantau cukup memprihatinkan. Sejumlah warga yang bertemu langsung dengan Bupati mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon. Tak hanya langka, harga di tingkat pengecer dilaporkan melonjak drastis hingga mencapai Rp30.000 hingga Rp50.000 per tabung.
”Hanya hitungan menit di pangkalan langsung ludes, kami harus bagaimana Pak? Urusan dapur terhambat, baru kali ini terjadi yang paling parah,” keluh salah satu warga Tondano di hadapan rombongan sidak.
Keresahan ini juga berdampak pada sektor ekonomi mikro. Di Pasar Tradisional Tondano, Pedagang sayur mengeluhkan penurunan omzet akibat sepinya pembeli dalam sepekan terakhir, yang diduga ikut dipicu oleh (Deflasi) rendahnya daya beli masyarakat.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Robby Dondokambey mengakui adanya kendala pada distribusi stok. Ia menjelaskan bahwa kelangkaan ini, salah satu penyebab dipicu oleh adanya penurunan kuota LPG 3 kg dari Pertamina.
”Memang ada penurunan kuota. Melalui sidak ini, Pemkab Minahasa berharap ketersediaan migas, terutama LPG 3 kg bersubsidi, bisa mendapatkan penambahan kuota kembali agar kebutuhan masyarakat selama libur Lebaran terpenuhi dengan baik,” ujar Bupati.
Pemkab Minahasa berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan distributor guna memastikan distribusi kembali normal dan menekan harga agar tidak mencekik masyarakat kecil.
