Kisah Anak Penyandang Disabilitas Terbantu Program BPJS PBI APBD Minahasa

forummedia.id, Minahasa – Memastikan tumbuh kembang anak terpenuhi dengan cukup tentu menjadi kewajiban dan harapan besar bagi setiap orang tua. Hal inilah harapan Widya Harman warga Tondano sebagai Ibu dari penyandang disabilitas, (tuna rungu). Widya menceritakan, Gwen Rambing kini harus memakai alat bantu dengar karena di diagnosis gangguan pendengaran frekuensi rendah.

“Baru di tahun ini Gwen menggunalan alat bantu dengar, untuk mendeteksi gangguan pendengaran dialami anak kami, awalnya melakukan pemeriksaan Brain Evoked Response Auditory (BERA),” ucapnya. Widya menyebut dari awal pemeriksaan hingga kemudian memperoleh alat bantu dengar hampir sepenuhnya menggunakan layanan dari program BPJS PBI APBD Pemda Minahasa.

“Pada saat itu, kami membawa Gwen ke RSUD Samratulangi untuk konsultasi karena Gwen susah berbicara, termasuk kami menduga ia tidak bisa mendengar suara sekitar, dari sinilah kemudian dianjurkan pemeriksaan intensif ke RS Prof Kandouw Malalayang, hingga saat di Rs Manado, hasil pemeriksaannnya disarankan untuk memakai alat bantu dengar,” ungkap Widya.

Keluarga mengaku, merasa sangat terbantu karena semua pemeriksaan dijamin sepenuhnya dari JKN.

Tidak hanya pemeriksaan gwen yang dijamin, alat bantu dengar juga mendapat potongan harga.

“Alat bantu dengar sekarang sudah dipasang disebelah kiri telinga, semoga bisa berfungsi dengan baik”

Harapan Keluarga, agar alat bantu untuk penyandang disabilitas sepenuhnya ditanggung JKN seperti halnya perawatan medis.

Diketahui, alat bantu dengar disabilitas spesifikasinya bisa mencapai ratusan juta Rp.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *