Warga miskin Minahasa terima Paket sembako, diantar ke rumah
FORUMMEDIA,Minahasa-Pemerintah Kabupaten Minahasa, mulai hari selasa menyalurkan bantuan sembako dan vitamin kepada masyarakat akibat dampak penyebaran virus corona.
“Penyaluran bantuan beras itu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Minahasa Denny Mangala, Selasa (7/4)2020 di kantor Bupati
Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak, mi instan dan vitamin.
Berdasarkan data yang didapat, bantuan bahan pokok disiapkan Pemkab Minahasa, antara lain 104,2 ton beras, 20.834 liter minyak goreng 20.834 baki telur, 10.417 dos mie instan dan ribuan paket vitamin.
Bantuan pangan untuk warga terdampak pembatasan aktivitas
bantuan berasal dari APBD kabupaten Minahasa
Sebelumnya Bupati Royke Octavian Roring (ROR) mengatakan, penyaluran ini akan bekerjasama dengan TNI-Polri, pemerintah Desa dan Kelurahan. “Tentunya harus dikawal oleh masyarakat agar bantuan ini bisa tepat sasaran,” tegasnya.
ROR juga mengharapkan, bantuan tahap pertama ini bisa dirasakan oleh warga Minahasa yang terdampak wabah Covid-19. “Pastinya tahap kedua akan ada bantuan lagi bahan pokok, dan tidak menutup kemungkinan tahap ketiga juga ada,” ujarnya.
Terpisah, Lebih lanjut, Mangala menambahkan Mekanisme penyaluran beras tersebut nantinya diserahkan kepada kecamatan lalu desa /kelurahan yang melibatkan kepala-kepala lingkungan setempat. kata dia
untuk warga penerima bantuan ini mereka yang masuk dalam basis data terpadu (BDT) di Dinas Sosial. “Selain itu ada 3.776 KK yang berprofesi tukang ojek, supir, buru, kusir bendi dan nelayan yang akan menerima bantuan ini,” terangnya
untuk yang lainnya, lanjut Mangala, mereka yang masuk dalam basis data terpadu dan keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dikurangi keluarga penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dan PKH. “Setiap KK menerima 5 Kg beras, 20 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng, 1 baki telur dan vitamin,” katanya.
Mangala memastikan bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten dipastikan bakal dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak terdampak pembatasan aktivitas . Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada kerumunan atau antrean warga.
“Dibagikan dengan cara Diantar door to door. Tapi kita distribusikan dulu ke kecamatan,” ungkapnya.
