Satu Satunya Kepala Daerah di Sulut, Wali Kota Caroll Senduk Terima Tanda Penghargaan Dari Pusat

Tomohon-Prestasi demi prestasi terus saja digapai Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk. Usai dapat penghargaan tanda kehormatan dalam bidang pertanian, kali ini wali kota pilihan rakyat akan menerima Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana tahun 2023.

Bahkan, penghargaan tertinggi ini dalam bidang pembangunan keluarga, Caroll Senduk merupakan satu satunya kepala daerah di Sulawesi Utara (Sulut) yang akan menerima penghargaan tersebut dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Hal ini terlihat dalam surat yang berkop BKKBN dengan nomor surat: 914/HL.01.02/G2/2023 tertanggal 22 Juni 2023 perihal Penganugerahan Tanda Penghargaan Bidang Bangga Kencana Tahun 2023 yang ditanda tangani secara elektronik oleh Sekretaris BKKBN, Tavip Agus Rayanto.

Dalam isi surat tersebut disebutkan berdasarkan Keputusan Kepala BKKBN Nomor 118/KEP/G2/Tahun 2023 tentang penerima tanda penghargaan Manggala Karya Kencana, Wira Karya Kencana , Dharma Karya Kencana dan Cipta Karya Kencana Tahun 2023, disebutkan dari 58 nama kepala daerah/wali kota penerima salah satu satunya Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, ditetapkan telah memenuhi syarat sebagai penerima Tanda Penghargaan Bidang Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2023.

Rencana penyematan tanda penghargaan tersebut akan dilaksanakan Selasa (4/7/2023) malam nanti bertempat di Puri Agung Rumah Dinas Gubernur Provinsi Sumatera Selatan di Palembang bersamaan dengan gala dinner Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke 30 .

Dari beberapa indikator penilaian yang digunakan yaitu syarat administrasi, aspek komitmen dan capaian kinerja pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Kota Tomohon.

“Tanda penghargaan ini juga diberikan atas capaian Kota Tomohon dalam hal penurunan angka jumlah penderita stunting dimana capaiannya dibawah angka standar nasional 14 persen. Kota Tomohon menuju zero stunting dimana capaian kita sudah berada pada angka 13,7 persen,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (PPKB) Mareyke Manengkey kepada wartawan beberapa waktu lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *