Contoh Demokrasi Damai di Pilhut Minahasa: Seluruh Calon Hukum Tua Desa Menyatu dalam Kerukunan
forummedia.id, Minahasa – Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilihut) di Kabupaten Minahasa terkadang memicu tensi politik yang tinggi di tingkat desa. Namun, pemandangan berbeda dan menyejukkan justru tersaji di Desa Tondegesan. Desa ini sukses menunjukkan wajah demokrasi yang rukun dan patut menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Minahasa.
Suasana kedamaian tersebut tercermin jelas dalam sebuah acara syukuran yang digelar oleh salah satu Calon Hukum Tua, Lucky Kalengkongan (Keluarga Kalengkongan-Maleke). Alih-alih berkompetisi dengan kaku, seluruh Calon Hukum Tua di desa tersebut justru hadir bersama. Kehadiran para rival politik ini mencair ketika semua calon membawakan lagu bertajuk “Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai”.

Sepanjang acara berlangsung, aura persaudaraan sangat terasa. Para calon pemimpin desa ini tampak saling merangkul, berbincang akrab, hingga bersesi foto bersama tanpa ada sekat persaingan. Ketiganya yakni Hendrie Justus Kuhu, Maikel Agustinus Kawalo, dan Lucky Steven Kalengkongan.
Momen berharga ini diharapkan dapat menjadi role model atau contoh konkret bagi desa-desa lain di Kabupaten Minahasa yang juga tengah atau akan melaksanakan tahapan pemilihan hukum tua.
Acara syukuran ini dipimpin oleh Pdt. Diana Sompie, S.Th., yang bertindak sebagai Khadim sekaligus Ketua BPMJ GMIM Damai Tondegesan.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Turut hadir memenuhi undangan di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., Kepala Dinas Kominfo Ricky Laloan, SH. serta jajaran Camat dari Kawangkoan, Kawangkoan Barat, Kawangkoan Utara, dan Tompaso. Selain itu, jajaran tokoh agama, para hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya juga tampak memadati lokasi acara. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Minahasa menyampaikan apresiasi yang tinggi dan berharap agar kedamaian yang tercipta di Desa Tondegesan ini dapat menular ke seluruh desa peserta Pilhut di Minahasa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menaruh harapan besar terhadap komitmen nyata dari seluruh Calon Hukum Tua di Minahasa dalam menjaga keamanan selama kontestasi politik tingkat desa. Pemkab menegaskan pentingnya kesepakatan antarcalon untuk secara aktif menertibkan dan mengedukasi basis pendukung masing-masing. Langkah antisipatif ini dinilai sangat krusial oleh pihak pemerintah guna memastikan seluruh rangkaian pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman dan tenteram. Pemkab Minahasa berharap, dengan adanya kedewasaan politik dari para calon, segala bentuk potensi gesekan maupun konflik horizontal di tengah masyarakat dapat diredam sejak dini.
Melalui komitmen bersama ini, Pemkab Minahasa optimistis suasana kondusif, rukun, dan damai dapat terus terjaga secara konsisten, mulai dari bergulirnya masa tahapan kampanye hingga selesainya hari pemungutan suara nanti.
