Angka Kriminalitas di Minahasa Meningkat Sepanjang 2025, Kapolres Soroti Pemicunya
forummedia.id, Tondano – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa melaporkan adanya peningkatan angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025. Data ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Minahasa, AKBP Steven J. R. Simbar, S.I.K., dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun yang digelar pada Rabu (31/12/2025).
Dalam pemaparannya, Kapolres menyebutkan bahwa risiko masyarakat terkena tindak kriminal (Crime Hazard) berada pada angka 449. Berdasarkan perhitungan crime clock, rata-rata satu tindak kejahatan terjadi setiap 1 jam 1 menit 34 detik di Minahasa.
”Terjadi kenaikan angka kejahatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kualitas penyidikan dan efektivitas penegakan hukum di tahun mendatang,” ujar AKBP Steven Simbar yang didampingi Kasi Humas IPTU Noldy Mawauntu.
Berdasarkan data statistik yang dirilis, jenis kejahatan konvensional masih mendominasi gangguan Kamtibmas di Minahasa. Berikut adalah rincian kasus menonjol selama 2025:
Penganiayaan: 210 Kasus
Pengeroyokan: 97 Kasus
Kejahatan Perlindungan Anak: 74 Kasus
Sajam: 45 Kasus
Pembunuhan: 9 Kasus
Kapolres menggarisbawahi bahwa tingginya angka penganiayaan dan pengeroyokan sebagian besar berawal dari konsumsi minuman keras (miras). Oleh karena itu, pengawasan terhadap peredaran miras akan menjadi fokus utama penindakan di tahun 2026.
Selain itu, tingginya angka kekerasan terhadap anak memicu Polres Minahasa untuk memperkuat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta bersinergi dengan tokoh agama dan masyarakat guna langkah pencegahan dini.
Evaluasi Laka Lantas: Korban Jiwa Menurun
Di sisi lain, terdapat kabar positif dari sektor lalu lintas. Meski tercatat ada 277 kasus kecelakaan, angka korban meninggal dunia turun drastis sebesar 36% (19 orang) dan luka berat turun 18% (91 orang). Meski demikian, jumlah luka ringan masih mengalami peningkatan, yang menunjukkan perlunya edukasi keselamatan berkendara yang lebih masif.
Strategi Penguatan Keamanan 2026
Menghadapi tantangan tahun 2026, Polres Minahasa berkomitmen menjalankan strategi yang lebih terukur, di antaranya:
Penguatan Patroli dan Deteksi Dini: Mengantisipasi potensi gangguan sebelum menjadi tindak pidana.
Penegakan Hukum Tegas & Humanis: Optimalisasi manajemen perkara untuk meningkatkan rasio penyelesaian kasus.
Dukungan Ketahanan Pangan: Mendukung program pemerintah melalui penanaman jagung dan distribusi 270 ton beras SPHP untuk menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat.
”Kami memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan Minahasa yang kondusif,” tutup Kapolres.
