Viral Dulu Baru Bertindak? Publik Pertanyakan Konsistensi Unima Tangani Kasus Dugaan Pelecehan
forummedia.id, TONDANO – Penanganan kasus dugaan pelecehan di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima) kini tengah menuai sorotan tajam. Meski pihak kampus mulai bersuara, muncul kritik yang mempertanyakan mengapa ketegasan tersebut baru muncul setelah kasusnya viral di media sosial, sementara laporan-laporan sebelumnya diduga jalan di tempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keresahan ini sebenarnya bukan hal baru. Beberapa bulan lalu, mahasiswa Fakultas Teknik Unima sempat menggelar unjuk rasa menuntut penuntasan kasus serupa. Namun, aksi tersebut seolah tidak berujung pada konsekuensi hukum.
”Anehnya, kasus-kasus sebelumnya tidak diteruskan ke ranah hukum. Karena tidak ada efek jera, oknum dosen seolah merasa bebas melakukan hal yang sama,” ujar seorang sumber di lingkungan kampus yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar bagi publik: “Kemana saja pihak kampus selama ini? Mengapa harus menunggu viral baru menunjukkan keseriusan?”
Dampak dari lambannya penanganan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan menyentuh sisi kemanusiaan yang mendalam. Salah satu informasi memilukan datang dari seorang anak guru yang menjadi korban perlakuan oknum dosen dengan pola serupa.
Kondisi korban dilaporkan sangat memprihatinkan:
Trauma Psikis: Mengalami depresi berat dan tekanan mental.
Gangguan Perilaku: Korban dilaporkan sering mengurung diri dan kerap berteriak histeris, sebuah perubahan drastis yang membuat keluarga merasa hancur dan kesulitan.
Dampak Pendidikan: Kehilangan masa depan dan semangat belajar akibat lingkungan kampus yang kurang aman.
Masyarakat dan keluarga korban kini menuntut transparansi. Mereka mendesak agar kampus tidak hanya “bersuara” untuk meredam opini publik, tetapi benar-benar membawa oknum yang terlibat ke meja hukum guna memastikan keadilan bagi para korban yang selama ini terabaikan.
