Digelar Pemkot dan TP-PKK Tomohon, 63 Pasangan Ikut Pernikahan Massal

Suksesnya digelar pernikahan massal ini, Ketua TP PKK Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk Karundeng mengungkapkan ucapan syukurnya karena boleh terselenggara dengan baik.

“Saya percaya, baik pasangan yang menikah maupun masyarakat dan pemerintah, semuanya berbahagia dan bersukacita pastinya,” ungkap Karundeng.

“Secara rohani mereka sudah dikuduskan oleh Tuhan, dan berarti mereka pasti hidup di bawah berkat. Secara kepemerintahan, mereka sudah tercatat. Secara resmi sudah disahkan dan mereka boleh menerima banyak kemudahan-kemudahan dan bantuan dari pemerintah, dengan diresmikannya pernikahan mereka,” sambungnya.

Dibeberkannya, bahwa ini akan menjadi program tahunan.

Tapi seperti yang dikatakan bapak pendeta, bukan berarti semakin hari semakin banyak. Sebenarnya semakin hari harusnya semakin sedikit. Kalau semakin berkurang, berarti ada kesadaran masyarakat, baik dalam bidang kerohanian maupun kemasyarakatan,” ujarnya.

Sebelumnya, dinas terkait dalam hal Disdukcapil Kota Tomohon, di bawah kepemimpinan Albert Tulus, S.H., mengatakan, untuk pencatatan ada 63 pasangan

Ia menerangkan, bahwa tentu kegiatan ini dikaitkan juga dengan program unggulan wali kota dan wakil wali kota, untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat, dari lahir sampai meninggal.

“Jadi ada pasangan-pasangan yang sudah serumah, tapi belum disahkan dalam nikah yang kudus dan belum dicatatkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya

Tulus pun berharap, setelah disahkan sebagai pasangan suami istri, agar supaya bisa membangun rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Provinsi Sulut, Lynda Watania, yang turut menghadiri mewakili gubernur dan wakil gubernur Sulit, mengapresiasi Pemkot dan TP PKK Tomohon, karena telah berhasil mengeluarkan sebuah inovasi dengan ide-ide kreatif.

“Inikan mereka menjemput bola. Di samping mereka mendapat pahala yang luar biasa, capil berhasil mencatatkan setiap kejadian atau peristiwa yang dialami oleh seluruh masyarakat. Jadi tugas dari capil memang jemput bola. Kolaborasi antara Pemkot dalam hal ini Dukcapil dan PKK Tomohon, tentu patut diapresiasi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *