Wakil Bupati Minahasa Serahkan Sertifikat Tanah Ke Warga, Ini Pesannya

FORUMMEDIA.ID – Tondano, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) menyerahkan sertifikat tanah yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Minahasa.

Penyerahan sertifikat secara simbolis itu berlangsung di Halaman Kantor BPN Jalan Sasaran Tondano, Senin (26/09/22).

Wabup mengatakan, PTSL merupakan program penerbitan sertifikasi bagi masyarakat ekonomi lemah yang tidak mampu pembayaran (BPHTB) pungutan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan.

“Selain itu, program ini diprioritaskan kepada yang sudah lengkap surat-surat tanahnya, karena berkaitan dengan waktu pelaksanaannya. Kalu surat belum lengkap maka panjang prosesnya. Tapi, jika surat kita lengkap maka akan lebih mudah dalam pelaksanaannya,” katanya.

Sebagai pemerintah, Wabup RD menghimbau kepada masyarakat yang memiliki tanah agar ikut program PTSL.

“Karena kita tau bersama, tujuannya adalah tertib kepemilikan tanah. Jika kita mempunyai sertifikat, kita akan aman bahkan terhindar dari sengketa-sengketa pertanahan,” pesannya.

Ditempat yang sama, Kepala BPN Minahasa, Alex Wowiling. mengatakan, di momen peringatan Hantaru tahun 2022 ini, pihaknya menyerahkan sertifikat dengan program inovasi Sertifikat Tepat Waktu (Sepatu).

“Peserta PTSL kali ini berasal dari Desa Kamangta. Dan saat ini sudah kedua kalinya diserahkan secara bertahap agar termotivasi bagi yang lain yang belum melengkapi berkas. Kami minta juga peserta PTSL di seluruh Kabupaten Minahasa yang sudah ditetapkan untuk segera melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan oleh tim,” katanya.

Untuk target tahun 2022 ini sebanyak 3.150 Sertifikat Hak Tanggungan (SHT). Dimana, untuk pencapaiannya sudah sekitar 60%. Sedangkan sampai akhir September, ditargetkan capai 70%. Dan direncanakan pada bulan November akhir sudah capai 100%.

“Untuk progres harian dan mingguan, sesuai dengan jadwal tim kami sementara turun di lokasi untuk melengkapi berkas yang kurang sehingga capai target. Sementara untuk penyerahan, kami menyerahkan secara sporadis sesuai dengan kebutuhan untuk merangsang pemilik tanah yang berada di lokasi tersebut, agar semangat mengikuti program PTSL,” ungkap Wowiling.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *