Bupati Minahasa: Budaya Ham Merupakan Perbaikan Layanan Publik
forummedia.id, Manado – memiliki posisi strategis dalam membangun budaya HAM. Sebab, pemerintah daerah merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah sangat penting karena mereka termasuk pelaksana, tetapi juga perlu diberikan pemahaman tentang hak asasi manusia,” ujar Mugiyanto.
Ia menegaskan, penerapan HAM tidak hanya berbicara mengenai kebijakan besar, tetapi juga menyangkut pelayanan publik sehari-hari, termasuk memastikan tidak terjadi diskriminasi terhadap masyarakat.
Mugiyanto juga menyoroti pemenuhan hak penyandang disabilitas, termasuk akses terhadap fasilitas pemerintahan dan kesempatan memperoleh pekerjaan.
Menurutnya, jika pemenuhan hak belum dapat dilakukan secara langsung karena keterbatasan sumber daya, pemerintah tetap harus memiliki perencanaan dan tahapan yang jelas.
“Pendidikan, kesehatan, perumahan itu ada yang namanya progresif, artinya bisa dilakukan secara bertahap. Ketika sumber daya terbatas, itu dibolehkan, tetapi pemerintah harus memastikan punya tahapan-tahapan rencana,” jelasnya.
Mugiyanto juga mendorong keterlibatan masyarakat, perguruan tinggi dan media dalam memperkuat budaya HAM.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena memiliki keterbatasan kapasitas. Karena itu, ruang partisipasi publik harus terus dibuka.
“Ini salah satu kunci keberhasilan program-program HAM adalah dengan membuka ruang-ruang yang biasanya kita di pemerintahan punya keterbatasan kapasitas,” pungkasnya.
Bagi Pemkab Minahasa, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat berbagai program yang telah berjalan sekaligus memastikan prinsip HAM semakin terintegrasi dalam pelayanan pemerintahan dan pembangunan di daerah
