Meidy Tinangon: Pers berperan tingkatkan partisipasi pemilih

FM – Tondano, MAPILU PWI Minahasa menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih di Tondano bersama pers dan organisasi pemuda

Kegiatan yang diselenggarakan di Kebeng Lounge & Eatery, Sasaran Tondano minggu (8/2020).

Pertemuan kali ini merupakan pertemuan resmi pertama kalinya (MAPILU) PWI
sejak dilantik KPU Sulut.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng yang diwakili oleh Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Minahasa Ir Yanny Moniung.

Dalam sambutan Bupati Minahasa, Moniung menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa atas terobosan MAPILU PWI Minahasa yang menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020.

“Sukses pelaksanaan Pilkada tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, namun juga masyarakat dan komunitas-komunitas seperti MAPILU PWI Minahasa,” ungkap Moniung.

Mereka memaparkan informasi seputar Pilkada, terutama beberapa hal baru dalam pelaksanaan Pilkada nanti. Sekitar 30 orang hadir pada kegiatan itu.

Ketua Divisi Hukum KPU Sulut Meidy Tinangon SSos MSi menyampaikan harapannya bahwa insan pers dapat berperan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Memang yang menjadi tantangan saat ini yaitu Pandemi Covid-19. Namun diharapkan pers dapat mensosialisasikan sekaligus meyakinkan masyarakat pemilih untuk tidak takut datang ke TPS dan menyalurkan hak pilih,” Kata Tinangon.

Ia menjelaskan, KPU sendiri menjamin terlaksananya proses pemungutan suara di TPS yang aman dari Covid-19, karena sudah ada regulasi yang harus dilakukan baik masyarakat ataupun penyelenggara dalam hal ini KPPS.

“Agar masyarakat tidak ragu datang ke TPS, maka seluruh petugas yang terlibat harus melakukan rapid test. Jika ada indikasi reaktif, maka langkah selanjutnya yang bersangkutan harus jalani swab. Kalau hasilnya positif, maka wajib isolasi secara mandiri maupun dengan penanganan medis,” jelas Tinangon.

Ketua Divisi hukum KPU Sulut ini memaparkan, bahwa baik masyarakat maupun penyelenggara Pemilu, sama-sama harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, Ketua MAPILU PWI Sulut Jimmy Senduk S.Kom menyampaikan bahwa ada harapan besar terhadap insan pers di Minahasa untuk menjadi penyeimbang informasi yang dikonsumsi publik.

Hal yang sama juga serupa diutarakan Ketua PWI Minahasa Christian Tangkere SE, bahwa sangat diharapkan insan pers dapat menjalankan tanggung jawab dalam koridor kode etik dan profesionalitas kerja.

“Intinya bahwa pers diharapkan jadi saluran informasi publik yang netral untuk menjamin independensi. Selain itu harus hindari pemberitaan yang tidak berimbang yang bisa saja berdampak positif maupun negatif terhadap pasangan calon tertentu,” sebutnya.

Di akhir acara sosialisasi ini, Ketua MAPILU PWI Minahasa Levrando Gosal S.Teol menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang menyampaikan materi dan peserta yang hadir.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi kita sebagai insan pers maupun masyarakat untuk berpartisipasi sukseskan Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *