Caroll-Wenny Seriusi Penanganan Stunting
FORUMMEDIA.ID – Tomohon, Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk SH dan Wakil Wali kota Tomohon Wenny Lumentut SE mengikuti kegiatan Rembuk Stunting “Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Di Kota Tomohon” bertempat di Rumah dinas Walikota Tomohon, Selasa 7 Juni 2022.
Walikota Tomohon dalam sambutanya menyampaikan komitmen untuk melakukan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di wilayah Kota Tomohon dengan melakukan aksi konvergensi sebagaimana yang diamanatkan. Untuk itu marilah kita secara bersama – sama dalam kegiatan Rembuk Stunting ini memberikan sumbangan pemikiran dalam bentuk masukan dan saran untuk mengiplementasikan penurunan stunting di Kota Tomohon sehingga arah pembangunan yang kita sepakati bersama ini dapat bermanfaat dan senantiasa berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon

“Pada kesempatan tersebut Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk SH melantik Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kota Tomohon beserta anggota tim lainnya”, tuturnya.
Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kota Tomohon Wakil Walikota Wenny Lumentut SE, menyampaikan dalam penanganan stunting perlu ada peran serta dari semua pihak, karena dengan adanya keterlibatan seluruh perangkat daerah termasuk yang di lantik hari ini merupakan upaya percepatan penurunan stunting yang terintegrasi, terpadu dan sinergitas dari lintas sektoral melalui beberapa program yang kedepanya akan dijalankan oleh tim dan pemangku kepentingan.
Sebagai informasi, Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.
Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.
Hadir dalam kegiatan unsur – unsur Forkopimda Kota Tomohon, Ketua TP PKK Kota Tomohon drg Jeand’Arc Senduk – Karundeng, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon
