Mulai 30 April, Siaran TV Analog Warga Sulut Dimatikan

FORUMMEDIA.ID – Manado, Menonton siaran TV Analog kini tinggal menghitung hari di Sulawesi utara, masyarakat dihimbau segera migrasi dari TV analog ke TV digital, karena pada 30 April 2022 TV Analog akan dimatikan.

Untuk itu Sosialisasi Program Nasional Analog Switch Off (ASO) 2022  gencar dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa pada Kamis, 28 April 2022 bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati, Tondano.

Kegiatan yang diikuti oleh semua Camat serta perwakilan Hukum Tua dan Lurah di Minahasa ini, menampilkan Nara Sumber personal Komisi I DPRD Provinsi Sulut meliputi Ketua Vonny Jane Paat, Wakil Ketua Herold V Kaawoan dan Anggota Imelda Novita Rewah,  serta Komisioner KPID Provinsi Sulut masing-masing Koordinator Kelembagaan Pengasihan Santo Amisan SIP, Anggota Merlyn Watulangkow, SH dan Anggota Meilany Rauw, SE, dengan Moderator dipandu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo,

Dalam sambutannya, Asisten Wenny Talumewo mengatasnamakan Bupati Minahasa  Royke Octavian Roring,  dan Wakil Bupati  Robby Dondokambey, memberikan apresiasi kepada KPID Provinsi Sulut yang menggelar kegiatan di Kabupaten Minahasa.

Diharapkannya, dengan adanya kegiatan tersebut, bisa meningkatkan nilai-nilai yang positif dalam berdigitalisasi di era moderen saat ini.

Dikatakan Talumewo bahwa tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini, penikmat media digital sudah lebih banyak dari pada media cetak. Karena, dengan disrupsi teknologi, industri media penyiaran mau tidak mau harus bertransformasi dan terus beradaptasi dengan pesatnya kemajuan teknologi digital.

“Keuntungan digitalisasi yang dapat membuat cakupan informasi, harus diimbangi dengan proses penyiaran yang semakin ringkas, efisien dan jelas untuk dilihat. Namun tetap memegang prinsip informasi yang aktual, faktual dan akuntabel. Oleh karena itulah sosialisasi program nasional analog switch off diadakan,” kata Talumewo.

Dijelaskannya, sosialisasi ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyiaran TV agar pemirsa di rumah mendapatkan gambar yang jenih dan suara yang berkualitas.

“Siaran TV Digital menggunakan modulasi signal digital dan sistem kompresi akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya untuk masyarakat indonesia,” terang Asisten Talumewo.

Ditambahkannya, penyiaran dalam bentuk media TV sangat penting. Karena keberhasilan dan kebenaran liputan berita yang diberitakan untuk publik tergantung pada kualitas media penyiaran itu sendiri.

“Maka, seiring waktu berkembang, kita sudah semakin diberikan kemudahan untuk menjelajah diera digitalisasi ini, perlu terus diberikan kesempatan dan ruang untuk kita menikmati perkembangan teknologi ini lewat media penyiaran TV Digital,” urai Talumewo sembari berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan keterampilan digital. Dalam mendukung program nasional untuk beralih ke TV Digital di Indonesia.

Sementara, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulut, Pengasihan Amisan SIP menjelaskan bahwa tinggal beberapa hari lagi siaran layanan analog akan dihentikan atau bergeser ke siaran digital.

Amisan berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah di lima kabupaten/kota di Sulut, meliputi Minahasa, Tomohon, Bitung, Minahasa Utara dan Manado, untuk mendorong masyarakat dan keluarganya, agar jangan sampai ada kepanikan ketika nanti mereka mengakses siaran analog sudah tidak ada lagi.

“Kami sangat berharap bahwa upaya-upaya ini akan membuat masyarakat paham sehingga masyarakat tidak kaget ketika siaran analog sudah beralih ke siaran digital,” tandas Amisan.

Dalam sesi pemaparan materi, para Nara Sumber masing-masing Ketua Komisi I DPRD Sulut Dra Vonny Jane Paat didampingi Wakil Ketua Herold Kaawaoan dan Anggota Imelda Novita Rewah sepakat mensuport KPID Sulut melakukan Sosialisasi ini.

“Sebagai mitra dari KPID, tentunya kami mendukung dan mensupport kegiatan ini agar berjalan dengan baik” ungkap ketiganya.

Mereka berharap agar peserta yang hadir dalam kegiatan ini, bisa mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga mereka tidak kaget ketika nanti siaran analog sudah beralih ke siaran digital.

Setelah paparan materi, dilanjutkan dengan Diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Moderator Kadis Kominfo Agustivo Tumundo.

Sebagai informasi, kini tinggal menghitung hari. masyarakat di Sulut akan migrasi TV analog ke TV digital tahap I, pada 30 April 2022.

Istilah siaran migrasi TV analog ke digital atau disebut dengan Analog Switch Off (ASO) telah digaungkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) belakangan ini.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Geryantika Kurnia sudah menjelaskan TV digital bukanlah layanan streaming yang pakai internet atau langganan TV kabel.

Bagi warga yang ingin mengakses TV digital sudah bisa dilakukan saat ini, namun perangkat TV harus sudah bisa terhubung dengan siaran digital atau menggunakan Set Top Box (STB) untuk TV analog.

Warga yang belum memiliki STB sebagai penunjang siaran TV digital diimbau Kemenkominfo untuk membeli agar bisa terhubung.

Namun bagi warga yang tidak mampu, STB akan diberikan secara cuma-cuma oleh penyedia multiplexing maupun pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *