Debat Publik Membuka Mata Masyarakat, Siapa Yang Lebih Mampu Memimpin Tomohon

FM – Tomohon, Debat publik terbuka pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon putaran terakhir (lll) telah usai.

Tiga pasangan calon (Paslon)
tampil dengan kwalitas berbeda.

Debat Publik Membuka Mata Masyarakat, Siapa Yang Lebih Mampu Memimpin Tomohon.

Vence salah seorang warga Tomohon yang juga ikut menyaksikan debat publik Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon via daring menuturkan, acara debat publik memang  yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tomohon.

Karena moment tersebut akan tampak sekali kecerdasan dari masing-masing Paslon pada saat memberi ataupun menjawab pertanyaan. Baik pertanyaan dari moderator maupun dari masing-masing Paslon.

” Dari debat publik sore tadi, kami masyarakat awam bisa menilai semua Palson yang ada. Bagaimana saat memberi pertanyaan ataupun menjawab pertanyaan dari moderator maupun dari masing masing lawan.” Katanya Rabu (2/12/2020).

Ia mengatakan, memang kalau dilihat secara kasat mata, setiap Paslon punya gaya bahasa dan kemampuan masing-masing untuk menjawab setiap pertanyaan. Namun disini masyarakat bisa melihat secara langsung, bagaimana setiap masing -masing Paslon menyampaikan program -program mereka.

” Kalau secara umum semua Paslon tepat dan pas dalam menyampaikan atau menjawab pertanyaan. Namun Caroll-Wenny memiliki nilai plus, kenapa begitu ? Kami kagum, beliau dengan gamblang menjawab pertanyaan dan to do point. ” Sebut Vence.

Seusai debat, Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon nomor urut 2, Caroll Senduk dan Wenny Lumentut, semakin optimistis memenangkan Pemilihan Wali Kota Tomohon 2020.

Optimisme itu mereka ungkapkan seusai tampil dalam debat publik ketiga atau terakhir yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon di Aula Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon, Rabu (02/12/2020).

Dalam debat tersebut, pasangan yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra tersebut memaparkan visi dan misi serta program yang akan mereka wujudkan bila terpilih nanti.

Usai debat, Caroll Senduk mengaku puas dengan keikutsertaan dalam debat selama tiga tahap.

“Sangat puas, seluruh visi misi dan program sudah bisa disampaikan melalui debat,” kata Caroll didampingi calon wakil wali kota, Wenny Lumentut.

Caroll pun menyebut di sisa waktu ini, dirinya bersama WL kian optimistis bakal menang.

Bahkan CS-WL menargetkan kemenangan di atas 60 persen.

“Sudah pasti makin optimistis, target menang di atas 60 persen,” kata dia.

Dalam debat pamungkas tersebut, CS-WL memaparkan sejumlah program.

Di bidang pendidikan, Caroll-Wenny mempertanyakan bagaimana membantu siswa sekolah dalam melaksanakan wajib belajar bila terkendala masalah transportasi.

Itu sebagaimana pertanyaan yang dilontarkan CS-WL terkait sejumlah bus sekolah yang ‘mangkrak’ alias tidak digunakan hingga menjadi barang rongsokan.

Selain itu, terkait dengan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan pemanfaatan pohon seho dengan cara mengupayakan jalur distribusi dengan bekerja sama Pemerintah Provinsi Sulut.

CS-WL juga menyampaikan ke depan untuk memperbaiki perusahaan daerah agar dikelola secara profesional bukan dengan menggunakan tenaga kerja berdasarkan kesamaan partai politik apalagi hubungan kekerabatan.

Selain pasangan calon CS-WL, debat publik juga diikuti pasangan nomor urut 1 Jilly Gabriella Eman dan Virgie Baker, serta pasangan nomor urut Robert Pelealu dan Fransiskus Sello Soekirno (RoSe) yang maju dari jalur perseorangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *